IDI Merauke Tolak Kriminalisasi Profesi Dokter

Ikatan Dokter Indonesi (IDI), cabang Merauke, Papua, melakukan aksi solidaritas damai menolak upaya kriminalisasi profesi dokter, yang dialami rekan seprofesi mereka dr. Dewa Ayu di Manado.

Aksi solidaritas IDI cabang Merauke itu, berlangsung di Lingkaran Brawijaya Kota Merauke, Minggu (17/11) malam. Aksi dipimpin ketua IDI cabang Merauke, dr. Mat Suwito, yang melibatkan sekitar 25 dokter.

Ketua IDI dr. Mat Suwito dalam orasinya mengatakan, aksi solidaritas yang dilakukan IDI Merauke, berdasarkan perintah PB IDI. Aksi tersebut dilakukan secara serempak di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke pada tanggal 18 November 2013.

Tujuan aksi solidaritas ini, kata dr. Mat Suwito untuk menolak upaya kriminalisasi profesi dokter seperti yang dialami rekan seprofesi dr. Dewa Ayu di Manado.

Dikatakannya, IDI cabang Merauke melalui aksi damai untuk menyatakan sikap menolak upaya kriminalisasi terhadap profesi dokter yang dialami Dokter Dewa Ayu di Manado.

Dia menjelaskan, kasus yang dialami Dokter Ayu yakni melakukan upaya terbaik menolong pasien. Semuanya sudah sesuai standar operasional pelayanan rumah sakit, namun sayangnya, rencana Tuhan lain, pasien tersebut meninggal.

Dikatakan, belakangan dokter Ayu malah dituduh malpraktek yang berujung ia dipenjara. “Ia telah berupaya yang terbaik, tetapi hidup dan matinya manusia adalah kehendak Tuhan. Jika semua dokter mengalami hal yang sama, siapa yang akan melayani masyarakat,” ujarnya.

“Kita tidak ingin profesi kita menolong orang disebut kriminalisasi. Kita dokter yang tergabung dalam IDI Merauke menolak tegas segala upaya kriminalisasi profesi kedokteran,” ungkap dr Mat Suwit.

Sumber : http://www.idionline.org

Leave a Reply

Your email address will not be published.